BION-C High Potency Vitamin C Serum Untuk Anti Aging, Anti Wrinkle, dan Mencerahkan Kulit

Dokter Yang Mempengaruhi Dunia

June 17, 2012 by: jasdokter

Tiap tahun majalah Time punya hajatan unik: daftar 100 orang yang dianggap paling mempengaruhi perubahan wajah dunia di tahun ini. Masih ingat kan, beberapa tahun lalu SBY menjadi salah satu penerima “gelar kehormatan” ini.

Terkait 100 nama yang mereka rilis tiap tahun ini, Managing Editor dari TIME Magazine, Rick Stengel berkomentar, “The TIME 100 is not a list of the most powerful people in the world, it’s not a list of the smartest people in the world, it’s a list of the most influential people in the world”.

Wajah-wajah yang masuk mewakili berbagai bidang kehidupan: pemikir, pemimpin, artis, pelaku bisnis, dan tentu saja pakar kesehatan.

Lalu, siapa dokter yang masuk daftar tahun ini?

Dialah Dr. Doug Schwartzentruber, Medical Director dari Goshen Center for Cancer Care. Kontribusi penting Dokter Schwartzentruber yang dianggap dapat mempengaruhi wajah dunia adalah penelitiannya tentang vaksin kanker.

Tapi jangan salah, note ini tidak ingin membahas tentang beliau. Saya sangat terkesan dengan dokter lain yang juga pernah menerima gelar Time 100 ini, tepatnya tahun 2008 lalu. Dialah Dr. Peter Pronovost, dokter peneliti di John Hopkins University, Amerika serikat.

Di Amerika, 1 dari 10 pasien terindikasi kena infeksi saat di RS. Dan ini telah mengakibatkan kematian lebih dari 90.000 orang! Pronovost kemudian melakukan studi untuk meneliti hal ini sejak 2001 lalu. Hasil penelitiannya kemudian dipublikasikan oleh beberapa jurnal bergengsi.

Rekomendasi yang disarankan oleh Pronovost kemudian diikuti oleh beberapa RS di Amerika. Dan efeknya ternyata luar biasa!

Sebuah RS di Michigan berhasil menekan angka infeksi yang menimpa pasien saat dirawat di RS dari sebelumnya 2.7 per 1,000 pasien menjadi NOL!

Kesuksesan ini rencananya akan diduplikasi di seluruh RS di Amerika Serikat.

Anyway, tahukah Anda apa rekomendasi yang diberikan oleh Dr. Pronovost ini? Jawabnya adalah checklist! Ya, checklist!

Dr. Pronovost menyarankan agar para tenaga kesehatan dilengkapi dengan semacam chart untuk mengingatkan mereka tiap tahapan prosedur dalam rangka mengurangi kesalahan medis yang bisa memicu infeksi.

Sampai sekarang saya terkesan dengan apa yang dilakukan Dr. Pronovost ini. Apa yang dilakukannya memberikan sebuah pelajaran berharga bagi kita: mengubah dunia kadangkala bisa dimulai dari hal yang sederhana.

Filed under: Blog

Leave a Reply